Balon kata pertama kali digunakan dalam pembuatan komik, untuk memberi penegasan pada kalimat-kalimat yang penting dan powerful. Nah, dengan evolusi dunia digital, iconic style ini banyak diadopsi oleh aplikasi pesan dan komunikasi lainnya, sehingga pesan yang disampaikan jadi lebih mengandung emosi sekaligus lebih menarik.

Lewat sebuah project seni bernama Idée-Ô-Rama, Estelle Jugant and Yazid Belkhir dari Turn Me On Design telah “membebaskan” balon kata dari layout buku komik, mengeluarkannya dari layar komputer atau ponsel, dan membiarkannya tersebar di jalanan Montreal. Tidak hanya itu, Estelle Jugant dan Yazid Belkhir juga menggabungkan balon-balon kata tersebut dengan sentuhan visual yang menarik.

Yep, kerlap-kerlip hasil karya mereka berhasil menerangi jalan Mont-Royal, Montreal setelah memenangkan Winter Light Competition. Daripada membuat narasi biasa, project Turn Me On menggunakan seni berupa graphic visual buatan Astro dan  Jean-François Poliquin. Coba lihat monster-monster dan pesan yang disampaikan. A picture is worth a thousand words, it is. Hmm.. bagaimana seandainya lampu berbentuk balon kata ini dipasang di sepanjang jalan perkantoran SCBD ya? Pasti terlihat sangat nyentrik!

 

Sumber:

www.we-heart.com 

SHARE

Related Article

Menyusun Emoji Menjadi Seben...

Replika Peninggalan Seni Zam...

Seni Dalam Kerlap-Kerlip Lam...

Seni dan Jiwa dalam Selembar...